Semarang, Senin, 2 Maret 2026 – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) menyelenggarakan kuliah tamu pada mata kuliah Pembelajaran IPA MI/SD dengan menghadirkan Guru Besar bidang Ilmu Pendidikan Fisika/Sains dari Universitas Negeri Semarang, Prof. Dr. Sarwi.
Bertempat di Kampus Universitas Wahid Hasyim, kegiatan ini mengangkat tema Model Pembelajaran Design Thinking berbasis STEM dalam pembelajaran IPA MI/SD. Dalam pemaparannya, Prof. Sarwi menjelaskan bahwa pendekatan design thinking yang terintegrasi dengan STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, serta mampu memecahkan masalah nyata di lingkungan sekitar.
Sebagai implementasi langsung dari konsep tersebut, mahasiswa PGMI diberikan proyek praktik berupa pembuatan termos sederhana dari bahan bekas. Melalui proyek ini, mahasiswa diajak memahami konsep perpindahan kalor (konduksi, konveksi, dan radiasi) sekaligus merancang solusi kreatif dengan memanfaatkan barang daur ulang. Proyek ini mengikuti tahapan design thinking mulai dari empathize (mengidentifikasi kebutuhan menjaga suhu minuman), define (merumuskan masalah), ideate (merancang desain), prototype (membuat model termos), hingga test (menguji efektivitasnya).
Kegiatan berlangsung interaktif dan aplikatif. Mahasiswa tampak antusias berdiskusi, berkolaborasi dalam kelompok, serta mempresentasikan hasil rancangan termos mereka. Pendekatan ini dinilai sangat relevan untuk diterapkan di jenjang MI/SD karena mengintegrasikan literasi sains, kreativitas, dan kepedulian lingkungan.
Kaprodi PGMI, Ummu Jauharin Farda, M.Pd., menyampaikan bahwa kuliah tamu ini menjadi bagian dari komitmen prodi dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan berbasis praktik. “Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami teori pembelajaran IPA, tetapi juga mengalami langsung proses merancang pembelajaran berbasis proyek dan STEM yang dapat mereka terapkan kelak di MI/SD,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi akademik ini, PGMI FAI Unwahas terus memperkuat kualitas lulusan sebagai calon guru MI/SD yang profesional, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan pendidikan sains abad 21.